Bagaimana cara nya aku mengungkapan kepedihan hati ku...
Hampir setiap mlm bermimpi buruk dan terjaga di pagi hari..
Rasa pedih di hati itu sangat pilu, terasa hingga ke sumsum tulang....
Org yg aku percayai selama 6 bulan terakhir ini berubah total
Menghianati kejujuran sebuah persahabatan
Kemana kejujuran yg di junjung2 tinggi dan diagung2kan?
Kemana jiwa yang yg saya kenal selama ini?
Seperti hilang di telan bumi....
Kenapa mesti berakhir spt ini?
Kenapa tidak berkata jujur saja? be a real person? be gentlement...
Kenapa harus menyakiti dan melukai kepercayaan itu...
Waktu kebersamaan itu melayang begitu saja..
Seakan-akan itu tiada arti dan sia-sia
Terlalu byk waktu dan usaha diluangkan utk persahabatan itu
Tapi cinta dr persahabatan itu ternoda oleh napsu dunia...
Saya kira cinta persahabatan yg telah diungkapkannya itu penuh dgn keiklasan dan kejujuran....
Tapi akhirnya saya sadar kalo cinta itu semata-mata seperti kiasan...
"Lain di mulut lain di hati...Rambut sama hitamnya.. tapi hati siapa tahu..."
kiasan ini harus aku telan dgn sepenuh hati..
Org yg saya kenal.. rupanya telah berubah dan tidak saya kenal sama sekali...
Dia bagaikan org yg sama tapi... jiwa yg lain...
Apakah yg ada di depan mata ku selama ini adalah kepura2an?
Dia mengejar cinta lain semata-mata untuk kenikmatan sesaat....
Aku menyadari kalau cinta dia bisa di beli dgn uang dan sex
Dia bisa memberikan cintanya kepada siapa saja ...
Asalkan dia mendapat imbalan:kekayakan, kesenangan duniawi, kenikmatan sesaat dan nafsu sex...
Kenapa dia berubah menjadi seorg lelaki yang murahan?
Kenyataan Itu suatu tamparan hebat di dlm hidup ku....
Iya aku memang miskin... dan tidak bisa menjanjikan apa-apa maupun memberikan uang...
Yang hanya bisa aku berikan adalah sebuah janji iklas...
"Susah dan senang aku akan selalu ada utk berjuang bersama"
Dan saya tidak akan mudah menyerah atau mundur..
Selagi aku masih memiliki kedua tangan dan kaki aku akan menghasilkan uang...
Dan terus berjuang utk hidup....
Aku tidak akan mengunakan org lain utk mejadi pelampiasan atau batu loncatan utk memenuhi ambisi dan kepentingan pribadi ku...
Karena cara seperti itu bukan dikatakan sebagai Manusia Sejati.....
Dan aku masih takut dengan Tuhan dan dosa
Aku tak kan menjual tubuh ku kepada siapapun tanpa restu Tuhan ku dalam suatu ikatan pernikahan
Yang bisa aku berikan adalah keiklas, kejujuran dan kesetiaan
Dan kenyataannya aku menyadari.....
Bahwa Orang yg saya cintai lebih dari diri aku...
Lebih memilih dosa daripada aku...
Sukar bagiku utk menerima kenyataan ini....
Kemana kejujuran dari cinta sebuah persahabatan yang aku agung-agungkan?
Saya tidak mengenali dia lagi....
Dia telahpun berubah.....
Kepercayaan itu telah hilang....
Air mata kering menagisi luka itu...
Dan aku menyesali terlalu lugu utk menyadari nya dan sekarang aku terluka...
Mungkin dia tak menyadari-nya...
Krn dia berenangan dalam kenikmatan nafsu dan ambisi duniawinya...
Dia tidak pernah jijik melihat dosa-dosa dia....
Karena dia telah dibutakan dan terlena dengan napsu dia sendiri....
Terkadang ketika aku melihat dia...
Satu katapun tak bisa keluar dr mulut ku krn terlalu pedih di hati...
Semoga suatu saat Tuhan akan membuka matanya dan mengetuk pintu hatinya untuk melihat dosa2 dia..
Ketika dia menyadarinya....
Kesempatan dia untuk memiliki sebuah persahabatan abadi telah pun lenyap..
Aku telahpun pergi, terbang bersama sayap-sayap ku....
Selamat tinggal sahabat ku...
Aku percaya kamu bisa hidup tanpa ku...
Mulailah cari sahabat baru mu...
Jujuran padanya... jangan pernah nodai persahabatan mu lagi...
Biarlah aku saja yg terluka...
mungkin ini jalan Tuhan kepada ku untuk menilai sebuah kejujuran hati manusia
Kenangan 6 bulan itu akan ku ingat selama-lamanya..
Persahabatan yg di mulai dengan kenangan manis dan berakhir dengan kepedihan...
Kenangan manis itu akan selalu ku ukir indah di hati ku..
Kenangan pahit itu telah menjadi luka... dan aku akan terus mengobati luka itu..
Aku percaya suatu hari luka itu akan sembuh juga...
Good luck for u...
Walaupun sukar bagi ku untuk memaafkan... karena aku bukan malaikat..
Mungkin waktu akan menyembuhkan luka itu.. dan aku akan memaafkan kamu...
But percaya lah...kemanapun engkau pergi....
Aku kan selalu berdoa utk kebahagianmu.....
Sahabat ku...
Berjuanglah utk hidup mu... dan dekatkan lah diri mu ke Tuhan mu...
Bersikap jujurlah kepada semua org...
Terutama diri mu sendiri....
May God always be with u buddy...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment